Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryFeb 4, '12 10:43 AM
for everyone

Sinetwit MAF1453 Episode 24 (Last Episode): "Roma! & La Grande Aquila"

story by: Felix Siauw

follow @ felixsiauw

 

1. Saat hari itu terjadi, Paus Sixtus IV sedang bersiap menempuh perjalanan panjang-melelahkan dari Roma ke Avignon, mengungsi



paus Sixtus IV (21 juli 1414 - 12 agustus 1484) >>

 

2. Mobil kuda disiapkan, huru-hara terjadi di kediaman paus di St. Pieter Roma, tampaknya sesuatu telah meresahkan mereka

 

3. Sixtus IV diungsikan ke kota di selatan Prancis, meninggalkan puluhan ribu jemaatnya yg berdia di kapel dan gereja mereka


saint peter 's basilica, markas besar katolik latin romawi

 

4. Mereka semua berlutut dibawah patung-patung sesembahan, berdoa dengan isak tangis dan ratapan, memohon dari suatu hal yg besar

 

5. Gerangan apakah terjadi sampai seluruh kota panik? Tidak, seluruh dunia Eropa barat menjadi panik?

 

6. Jauh di sebelah timur, selaksa pasukan Muslim terbesar yang pernah diingat pada waktu itu sedang dibariskan dan siap diperintah

 

7. Sultan Mehmed, yang sudah memasuki paruh abad terlihat garang, semangat mudanya menutupi usianya yang sudah tak muda lagi

 

8. Semenjak dia menaklukkan Konstantinopel pada 1453, tak henti dia secara konsisten memperluas wilayah lebih ke barat jauh

 

9. Rupanya Sultan Mehmed tak puas hanya dengan Konstantinopel, dia menginginkan Roma pula sebagai pamungkas prestasinya

 

10. "Yang mana akan kita taklukkan terlebih dahulu? Konstantinopel atau kah Roma?" Rasul menjawab "Konstantinopel lebih dulu"

 

11. Saat memasuki gerbang Konstantinopel, setelah mengucapkan pujian pada Allah, Sultan Mehmed juga menyatakan pada saat itu

 

12. "Aku bersyukur pada Allah yg memberikan kemenangan gemilang ini, akan tetapi aku juga berdoa kepada-Nya .."

 

13. "Agar Dia mengizinkanku hidup lebih lama lagi untuk mengepung dan menaklukkan Roma sebagaimana aku memiliki Konstantinopel"

 

14. Semangat jihad Sultan Mehmed sangat luar biasa, dia menaklukkan Serbia, Hongaria dan Albania dan sebagian besar Balkan


perluasan wilayah Kesultanan Utsmani dari 1453 (taklukknya konstantinopel) - 1481 (wafatnya Mehmed)

 

15. Api jihad terus menjilat kekufuran di Eropa bagian timur dan pada 1480 Mehmed menyampaikan pasukannya di Otranto-Italia

kota pertahanan laut Otranto yang terletak di timur kota roma, daratan italia sebelah timur

 

16. Visi Mehmed jelas, bahwa dia ingin menaklukkan Roma, mewujudkan bisyarah Rasulullah setelah Konstantinopel, ucapnya:

 

17. "Pada masa lalu, bangsa Barat menaklukkan wilayah Timur, maka aku akan menaklukkan Barat dari sebelah Timur"

 

18. "Dan membentuk serikat kepemimpinan dengan satu agama dan satu aturan di seluruh dunia!"

 

19. Kala Otranto ditaklukkan, Mehmed II menyiapkan pasukan dalam jumlah besar, bergerak menuju Italia, menuju ke kota Roma

 

20. Dan inilah hari itu, dimana Paus Sixtus IV dipaksa berkemas dengan kereta kudanya menuju Avignon, kota pengungsiannya

Avignon papacy, istana paus di Avignon - selatan prancis

 

21. Saat mobil hendak dijalankan, saat itulah Paus menerima sebuah surat dengan pesan singkat "La grande Aquila e Morto"

 

22. "Elang perkasa itu sudah meninggal" sebuah kata yang singkat namun memberikan eforia berkepanjangan yang besar di Roma

 

23. Sultan Mehmed, meninggal dalam perjalanan jihad menuju Roma pada 1481 dan saat itu usianya 49 tahun, Innalillahi

 

24. Tidak dipungkiri bahwa pria inilah yang diklaim oleh dunia kristen sebagai "musuh paling berbahaya yang pernah dihadapi"

 

25. Kata-kata ini adalah sebuah gambaran bagaimana secara konstan selama 30 tahun Mehmed II melakukan penaklukkan secara kontinyu

 

26. Ketika mendengar kabar kematian Sultan Mehmed, segera Paus dengan sukacita menggelar perayaan atas kabar itu

 

27. Pengirim pesannya bahkan dimuliakan, dan masyarakat Roma tenggelam dalam eforia hanya karena kematian 1 orang muslim.


makam fatih Sultan Mehmed II di pelataran masjid fatih - istanbul, turki

 

28. Gereja pun diperintahkan membunyikan belnya selama 3 hari berturut-turut atas alasan yang sama

 

29. Bahkan ratusan tahun setelahnya, pengakuan Barat atas keseganan mereka akan Mehmed II masih mendapatkan tempatnya

makam sultan fatih

 

30. John Freely penulis biografi berkata "When he died, he was preparing to take a vast army ke Italia to capture Roma."

 

31. That he would have menggantikan no one at the time doubted. "Subhanallah. Begitu yakinnya orang kafir mereka bakal takluk

 

32. Batas he lived another 20 years, Christian Europe would have been no more "

 

33. Subhanallah, coba kita bayangkan bersama-sama

 

34. Ada satu masa, dimana semua orang benar-benar percaya bahwa Roma akan takluk oleh Muslim.

 

35. Ada satu saat, dimana seluruh dunia sangat-sangat menyegani kaum Muslim.

 

36. Ada satu waktu, dimana 3 benua dan 2 samudera benar-benar disatukan oleh Khilafah Islam lewat kekuatan kesultanan Ustmani

 

37. Namun ada satu hal yang dilupakan oleh dunia barat, bahwa Roma belum aman sepenuhnnya, hanya ditunda saja penaklukkannya

 

38. Karena untuk mukmin, sejatinya Roma telah takluk, karena garis takdirnya sudah tergambar saat terucap dari lisan Rasulullah

 

39. Untuk kaum Muslim, kata Rasulullah mustahil dusta, dan pasti kejadiannya, yang mereka butuhkan hanya meyakininya

 

40. Tidak perduli berapa lama, tak perduli berapa banyak pengorbanan, yang menjadi tantangannya adalah seberapa kuat keyakinan

 

41. Kenyataannya, keyakinan Sultan Mehmed membawa pelajaran yang sangat besar untuk kita, 1453 telah mengubah dunia

 

42. Keyakinan Sultan Mehmed telah menggariskan batas antara khayalan dan keyakinan, yaitu bisyarah Rasulullah saw

 

43. Keyakinan Fatih Sultan Mehmed bukan hanya mengubah dirinya, tapi juga mengubah Utsmani, mengubah Khilafah Abbasiyah dan dunia

 

44. Maka karena keyakinan itu, Nama Fatih Sultan Mehmed akan selalu disebut sebagai salah seorang ksatria didikan Muhammad saw

 

45. Salah satu ksatria yang diinspirasi oleh ayat2 Allah dan bisyarah Nabi-Nya dan akhlaknya

 

46. Fatih Sultan Mehmed telah menjadi patrin untuk banyak insan muda dan perjuangannya akan selalu diingat oleh kaum Muslim

 

47. Dan yang paling penting, dia memberikan sebnuah arti bagi kita, bahwa Roma bukan mustahil ditaklukkan!

 

48. One man, only one man, dapat dibuat seperti perbedaan! One man can made a difference. Can we?


masjid fatih (fatih camii) - istanbul, turki

 

- Sinetwit MAF1453 THE END -

 



sumber: http://www.facebook.com/notes/muhammad-al-fatih-1453/sinetwit-maf1453-episode-24-last-episode-rome-la-grande-aquila/261427623930085


miauideologis wrote on Feb 4
dicopas ah....entar aku jadiin satu episode panjang aja....gak pake ber seri begini...^^
Add a Comment